You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Dadapan
Dadapan

Kec. Sedan, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

SELAMAT DATANG DI JENDELA INFORMASI DESA DADAPAN KECAMATAN SEDAN .

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Ajak Warga Peduli Lingkungan Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Biopori dan CF Drum

Basyar 08 Agustus 2025 Dibaca 239 Kali
Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Ajak Warga Peduli Lingkungan Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Biopori dan CF Drum

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Ajak Warga Peduli Lingkungan Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Biopori dan CF Drum

Desa Dadapan, 8 Agustus 2025

Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu kunci terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman. Hal inilah yang mendorong mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Desa Dadapan kelompok 1 untuk menggelar kegiatan Sosialisasi Peduli Lingkungan, Pelatihan Pembuatan Biopori, serta Praktik dan Pemanfaatan CF Drum pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung di RW 1 ini diikuti dengan antusias oleh warga, mulai dari tokoh masyarakat, bapak-bapak dan ibu-ibu rumah tangga. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa yang menyampaikan dukungannya terhadap program ini sebagai upaya nyata dalam mengurangi pencemaran lingkungan, dan juga mendukung alat cf drum yang kami berikan kepada RW 1.

Pembicara dalam sesi sosialisasi ini adalah Mas Agung Y Achmad, dimana beliau juga seorang aktivis lingkungan. Sosialisasi berisi tentang pemaparan dampak buruk membuang sampah sembarangan, terutama ke kali. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan banjir, pencemaran air, penyebaran penyakit, serta kerusakan ekosistem. Masyarakat diajak untuk mulai membiasakan diri memilah sampah, membuang pada tempatnya, dan saling mengingatkan antarwarga demi lingkungan yang lebih bersih.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan lubang resapan biopori. Warga diajak langsung mempraktikkan pembuatan biopori, mengisinya dengan sampah organik seperti daun kering dan sisa sayuran, lalu menutupnya dengan penutup berlubang. Teknologi sederhana ini selain membantu penyerapan air hujan, juga dapat mengubah sampah organik menjadi kompos alami yang bermanfaat untuk tanaman.

Pada bagian akhir, tim KKN memperkenalkan CF Drum sebagai solusi pengolahan sampah anorganik skala rumah tangga. Warga diperlihatkan cara pembakaran menggunakan cf drum, dimana pembakaran menggunakan alat ini hanya menghasilkan sedikit asap saja. Metode ini dinilai praktis, hemat lahan, dan efektif mengurangi pencemaran udara dan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

“Kami berharap warga RW 1 bisa mempraktikkan langsung ilmu yang didapat hari ini. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama sehingga dapat dinikmati hingga anak cucu nantinya, dan perubahan dimulai dari kebiasaan kecil di rumah masing-masing,” ujar Hanif Maulana, Ketua KKN Desa Dadapan kelompok 1.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan CF Drum kepada RT 1 sampai 4 RW 1, dan foto bersama. Melalui program ini, diharapkan warga Desa Dadapan semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bijak demi lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

 

(foto bersama warga)

Ig: @kkn.uinsuka.dadapan01

Tiktok: @kkn_uinsuka117_dadapan1

Email: [email protected]

 

Penulis ; kkn uin suka kolompok 1

 

Kabar Rembang